logo

Berita

Mengenang Tragedi WTC

Mengenang Tragedi WTC

SALUT Majalengka

Rabu, 10 September 2025

Informasi

Mengenang Tragedi WTC

 

World Trade Center (WTC) di New York Amerika Serikat adalah Menara kembar atau Gedung pencakar langit tertinggi di dunia saat itu. Gedung megah dengan 110 lantai itu pada 11 September 2001 harus ambruk diterjang serangan pesawat bunuh diri. Twin Towers itu hancur terbakar setelah terlebih dulu bolong oleh terjangan pesawat berwarna gelap yang diduga dibajak oleh jaringan Al Qaeda pimpinan Osama bin Laden. Menara kembar WTC dua duanya ambruk dengan dua terjangan pesawat secara berurutan. Korban jiwa tragedi WTC itu mencapai tidak kurang dari 6000 orang. Sebagian besar merupakan pegawai kantor di Gedung WTC. Ada yang mati karena tertabrak langsung badan pesawat, ada yang mati karena menghirup asap pekat, ada mati terhempas dari atas dan ada juga yang mati karena sengaja menjatuhkan diri dari gedung lantai atas. Suasana kejadian di WTC saat itu sangat dramatis.

Tragedi WTC 11 September 2001 adalah bencana nasional Amerika Serikat namun bagi Kawasan timur tengah tragedi ini adalah awal petaka. Hanya tiga tahun setelah tragedy WTC, Amerika Serikat memutuskan menyerang Irak dengan alasan mencari tempat persembunyian Osama Bin Laden. Perang Irak- Amerika Serikat pun pecah. Amerika Serikat yang dibantu para sekutunya dengan mudah merangsek dan melumpuhkan Irak dalam waktu yang tidak terlalu lama. Endingnya Presiden Saddam Hussein tertangkap dalam keadaan sedang berada di lubang tanah. Saddam Hussein dihukum gantung atas putusan pengadilan Irak di bawah pengaruh Amerika Serikat dengan pasal yang tidak ada kaitannya dengan tragedy WTC.

Setelah Irak bisa dilumpuhkan, Presiden Amerika Serikat saat itu George Walker Bush memutuskan mencari Osama Bin Laden di Afghanistan. Osama bin Laden tewas setelah terjadi baku tembak dengan pasukan elit Amerika Serikat yang ditugaskan khusus memburu Osama. Meski Osama Bin Laden telah tewas namun tudingan Amerika Serikat terhadap Osama sebagai dalang tragedi World Trade Center sampai saat ini belum terbukti secara hukum internasional.