logo

Berita

Etika Komunikasi

Etika Komunikasi

SALUT Majalengka

Selasa, 26 Agustus 2025

Informasi

Etika komunikasi dalam pelaksanaannya merujuk pada prinsip-prinsip moral dan norma di lingkungan tertentu apakah itu ruang publik di kehidupan masyarakat secara konkret maupun di lingkungan sosial jagat maya. Etika komunikasi atau etikom  mengatur bagaimana seseorang berkomunikasi agar tetap sopan, menghormati orang lain, dan efektif dalam menyampaikan pesan. Dalam praktiknya, etika komunikasi sangat penting untuk menjaga hubungan interpersonal, profesional, maupun sosial.

Etika komunikasi dalam pelaksanaannya menyangkut kejujuran dalam menyampaikan Informasi, menghindari kebohongan, manipulasi, atau menyembunyikan informasi penting, dan berani berani mengatakan kebenaran dengan cara yang sopan dan bijak.

Ketika berkomunikasi atau berdialog ada sikap menghormati Lawan Bicara, tidak menyela pembicaraan, memberi ruang untuk pendapat orang lain, walau berbeda pandangan dan tidak melakukan judgment by the words. 

Komunikator  yang memegang teguh etika komunikasi memiliki tanggungjawab atas pesan yang disampaikan dan memiliki responsibilitas atas dampak dari proses komunikasi yang dilakukannya dengan tidak menyebar hoaks atau informasi yang belum terverifikasi. Etika komunikasi juga menyangkut penyesuaian atau adaptasi dengan sensitivitas budaya dan karakter individu interpersonal. Setiap individu memiliki karakter atau sifat yang beragam. Tidak bisa dihadapi terus dengan bahasa lembut dan tidak selalu harus disikapi dengan komunikasi yang keras. Penyesuaian Intinya ada kepekaan terhadap situasi emosioanl orang lain. Misalnya tidak memarahi, mengomeli, atau menyudutkan orang yang sedang tertimpa masalah, berduka, bersedih dll karena kemampuan untuk menangkap rasionalitas dan logika juga pasti jauh berkurang di saat aspek emosionalitas dan amarahnya sedang tinggi tingginya. 

Etika komunikasi juga diterapkan dengan tutur bahasa yang mudah dimengerti dan tidak berbelit-belit dan bisa memahami keterbatasan lawan bicara untuk mencerna makna bahasa baik denotatif maupun konotatif. Bahasa adalah faktor yang dinamis. Bukan matematika. Dalam bahasa makna kata bisa kebalikan dari arti yang sebenarnya. Itu ada dalam salahsatu gaya bahasa. 

Selain itu dalam etika komunikasi, ada nilai penting di mana informasi pribadi orang lain tidak boleh disampaikan tanpa izin, ada batasan privasi komunikasi baik secara lisan maupun tertulis. Dalam pola komunikasi global ada yang namanya ruang publik (public room) dan jaringan pribadi (private messages) di mana dua ruang itu harus dibedakan. Pertama, dalam ruang publik tidak dipakai untuk memvonis orang lain itu salah atau benar, kuat atau lemah, hebat atau biasa biasanya, sempurna atu banyak kekurangan. Kedua, untuk mewujudkan etika komunikasi maka yang terpenting bagaimana caranya agar orang lain tidak tersinggung dan marah. Selama orang lain tidak ada yang dirugikan atau dipermalukan maka proses komunikasi bisa berjalan dengan baik.